ALFI Dorong Reformasi Perpajakan dan Kepabeanan untuk Perkuat Daya Saing Industri Logistik Nasional

Cart Items 0

No products in the cart.

Bekasi, 17 Juni 2026 – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Reformasi Perpajakan dan Kepabeanan untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Logistik Nasional” di Komplek Perkantoran Pemda Bekasi, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghimpun masukan dari pemerintah, regulator, dan pelaku usaha logistik menjelang penyelenggaraan ALFI Convex 2026.

FGD tersebut diselenggarakan bersama Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat. Sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah, asosiasi, kawasan industri, regulator, serta pelaku usaha logistik hadir untuk membahas tantangan dan peluang penguatan sektor logistik Indonesia.

Reformasi Fiskal Jadi Kunci Daya Saing Industri Logistik

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada industri logistik, penyesuaian klasifikasi usaha berdasarkan KBLI Jasa Pengurusan Transportasi (JPT), hingga harmonisasi kebijakan fiskal dengan praktik operasional di lapangan.

Sebagai salah satu pusat industri manufaktur terbesar di Indonesia, Jawa Barat dinilai memiliki peran penting dalam membangun sistem logistik yang efisien dan kompetitif. Oleh karena itu, kepastian regulasi dan sinkronisasi kebijakan menjadi faktor utama yang dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

ALFI Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Berkolaborasi

Ketua DPW ALFI Jawa Barat, Irfan Hakim, menegaskan bahwa FGD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pengguna jasa dalam membangun ekosistem logistik yang lebih baik.

Menurutnya, perubahan regulasi merupakan bagian dari dinamika dunia usaha yang harus dihadapi dengan kemampuan adaptasi yang kuat. Pelaku usaha perlu mendapatkan dukungan yang memadai, terutama terkait legalitas usaha, klasifikasi KBLI, serta aspek perpajakan dan kepabeanan yang berkaitan langsung dengan operasional bisnis.

Forum ini juga menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai perspektif dan pengalaman dari para pemangku kepentingan guna menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata dalam industri logistik nasional.

Pelaku Usaha Apresiasi FGD ALFI Jawa Barat

Dari sisi pelaku usaha, kegiatan ini mendapatkan respons positif karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perubahan regulasi yang sedang berlangsung.

Salah satu peserta dari perusahaan logistik yang beroperasi di kawasan Cikarang Selatan menyampaikan bahwa FGD membantu pelaku usaha memahami implikasi perubahan KBLI terhadap aspek perpajakan, kepabeanan, dan proses pengeluaran barang. Forum seperti ini dinilai penting karena mampu membuka wawasan sekaligus memberikan kepastian informasi bagi pelaku usaha logistik.

Tiga Pilar Penguatan Ekosistem Logistik Jawa Barat

Hasil diskusi menegaskan pentingnya tiga pilar utama yang perlu diperkuat secara bersama-sama, yaitu:

  1. Kepastian regulasi yang mendukung iklim usaha.
  2. Harmonisasi sistem perpajakan dengan praktik operasional logistik.
  3. Transformasi digital yang terintegrasi di seluruh rantai logistik.

Ketiga aspek tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing sektor logistik Indonesia di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

Masukan FGD Akan Dibawa ke ALFI Convex 2026

Seluruh rekomendasi dan masukan yang dihasilkan dari FGD ini akan dirumuskan menjadi sebuah policy brief yang nantinya disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Selain itu, hasil diskusi juga akan menjadi bagian dari konsolidasi menuju ALFI Convex 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

ALFI Convex 2026 diharapkan menjadi forum nasional yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan logistik untuk membahas isu, solusi, inovasi, dan strategi pengembangan industri logistik Indonesia secara komprehensif.

ALFI Perkuat Komitmen untuk Industri Logistik Indonesia

Sebagai organisasi yang menaungi lebih dari 4.300 anggota di 33 provinsi, ALFI terus berperan aktif dalam mendorong pengembangan industri logistik nasional melalui advokasi kebijakan, peningkatan efisiensi operasional, dan penguatan daya saing sektor logistik.

Melalui FGD ini, ALFI menunjukkan komitmennya untuk menjadi jembatan antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan regulasi yang adaptif, mendukung investasi, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat logistik yang kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Leave a Reply

cropped-cropped-GAC-MEDIA-LOGO.png

Gac-Media.com Media komunitas adalah platform media yang dimiliki, dikelola, dan diproduksi oleh anggota komunitas lokal untuk memenuhi kebutuhan informasi, ekspresi, dan partisipasi mereka.

Cinere Resort Apartemen, Depok Jawa Barat, 16512

© 2025 Gac-Media.com - Platform Media Komunitas.