Jakarta, 2026 – Sebuah perayaan musik dan budaya penuh makna akan segera hadir melalui event “Glenn Fredly Kembali Ke Timur”, sebuah festival yang didedikasikan untuk mengenang sekaligus meneruskan warisan dari Glenn Fredly.
Festival ini bukan sekadar konser, tetapi sebuah gerakan budaya yang mengangkat kekayaan Indonesia Timur sebagai sumber inspirasi musik, identitas, dan nilai kemanusiaan yang selama ini diperjuangkan oleh Glenn Fredly.

Selama hidupnya, Glenn Fredly dikenal bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang membawa cerita dan suara dari Indonesia Timur ke panggung nasional.
Melalui Glenn Fredly Kembali Ke Timur, semangat tersebut dihidupkan kembali dalam bentuk festival yang:
Festival ini menjadi simbol bahwa warisan Glenn Fredly tidak berhenti, tetapi terus tumbuh dan menginspirasi generasi baru.
Event ini akan diselenggarakan dengan detail sebagai berikut:
Informasi lineup musisi akan diumumkan secara bertahap melalui media sosial resmi.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah konsep unik bertajuk:
Re/Imagine Glenn Fredly with The Bakuucakar
Konsep ini menghadirkan kembali karya-karya Glenn Fredly dalam format yang lebih segar dan modern, dengan pendekatan visual dan musikal yang emosional.
Konsep ini tidak hanya mengenang, tetapi juga menghidupkan kembali kehadiran Glenn Fredly dalam bentuk baru yang menyentuh.
Berbeda dari festival musik pada umumnya, acara ini juga menghadirkan berbagai elemen budaya khas Indonesia Timur, seperti:
Hal ini menjadikan festival sebagai ruang temu budaya, bukan hanya hiburan semata.
Tiket tersedia melalui beberapa channel resmi:
Tersedia 3 kategori tiket dengan berbagai pilihan benefit, sehingga pengunjung dapat menyesuaikan pengalaman sesuai preferensi.
Festival ini bukan hanya ajakan untuk menikmati musik, tetapi juga untuk melihat kembali Indonesia Timur sebagai sumber inspirasi yang kaya akan cerita dan budaya.
Melalui Glenn Fredly Kembali Ke Timur, publik diajak untuk:
Seperti pesan yang terus hidup dari Glenn Fredly, musik adalah jembatan yang mampu menyatukan perbedaan dan mengangkat suara yang selama ini jarang terdengar.